Senin, 29 Juni 2009

MENSIFATI NABI SAW.

Mensifatkan Muhammad

Rasulullah SAW telah mulai menyebarkan ajaran-ajaran Islam. Setiap hari selalu bertambah pula jumlah pemeluk agama Islam. Gangguan-gangguan dari pihak kafir Quraisy tidak berhasil membendung arus perkembangan dakwah Nabi SAW. Pada saat itu orang-orang asing pun telah mulai dapat menerima ajaran Islam. Keadaan ini membuat pusing orang-orang kafir Quraisy, sehingga mereka merasa perlu untuk mengadakan rapat untuk mencari jalan keluar membendung penyebaran ajaran Islam.

Dalam rapat tersebut, mereka bersepakat untuk menyusun propaganda negatif yang berkenaan dengan diri Nabi SAW dan nantinya akan disebarkan di antara kalangan asing. Berbagai macam usulan pun bermunculan mengenai isi propaganda tersebut.

Seorang dari mereka mengajukan usulnya,

"Marilah kita menyakinkan orang-orang asing itu bahwa Muhammad adalah seorang penenung."

Seorang tokoh kafir Quraisy yang bernama Walid bin Mughirah angkat suara,

"Tidak ada seorang pun yang akan mempercayai pendapat itu. Saya telah mengenal banyak penenung, akan tetapi kata-kata dan nasihat Muhammad tidak dapat digolongkan dengan mereka."

Seorang dari mereka mengajukan usul yang lain,

"Marilah kita mengumumkan kepada dunia bahwa Muhammad adalah orang gila."

Walid bin Mughirah pun mengomentari usul itu,

"Sama sekali hal ini tidak akan dapat dipercayai mereka."

Seseorang dari mereka mencoba mengemukakan usul yang lain,

"Marilah kita menjuluki Muhammad sebagai seorang ahli syair."

Walid bin Mughirah pun menjawab,

"Saya tahu betul apa yang dimaksud dengan syair. Tetapi kata-kata Muhammad tidak mempunyai persamaan dengan syair."

Seorang mengajukan alternatif usulan,

"Bagaimana kalau kita menjuluki Muhammad itu sebagai seorang ahli sihir?."

Walid menjawab,

"Kemurnian watak Muhammad, kesucian ajarannya dan kesopanan cara berpakaiannya tidak akan didapatkan kesamaan dengan seorang ahli sihir."

Orang lain pun berkata,

"Kalau begitu ya Walid, cobalah engkau kemukakan pendapatmu sendiri?."

Walid menjawab,

"Saya tidak mengetahui cara yang tepat untuk bagaimana merendahkan Muhammad dalam anggapan orang lain. Kata-katanya demikian murni dan indah, membuat berkesan di hati, sehingga seorang anak rela berpisah dari orangtuanya, orangtua rela berpisah dari anak-anaknya, seorang istri rela berpisah dari suaminya dan seseorang rela berpisah dari saudaranya."

[Disarikan dari Rangkaian Tjeritera dari Sedjarah Islam, Ahmad DM., hal. 19-21, penerbit Attahirijah]

NASAB NABI SAW SUCI Dari keutamaan dan barokahnya Rasulullah saw, sesungguhnya Allah menjadikan semua dari ayah dan kakek-kakek beliau adalah manusia

Saajid ibn saajid

Dari keutamaan dan barokahnya Rasulullah saw, sesungguhnya Allah menjadikan semua dari ayah dan kakek-kakek beliau adalah manusia-manusia yang suci, yang berpindah dari ahli sujud kepada ahli sujud, sebagaimana dengan firman Allah,

"Dan (Yang melihat) perubahan/perpindah anmu di antara orang-orang yang sujud." (QS. As-Syu'ara: 219)

Namun ada orang yang dengan ilmunya telah menyampaikan hal-hal yang merusak atau merendahkan martabat Rasulullah saw dengan mengatakan bahwa ayah dan kakek-kakek beliau bukanlah dari golongan mukminin.

Setelah dibacakan ayat tersebut diatas, Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas berkata,

"Bagaimana seseorang bisa mengatakan bahwa ayah dan kakek-kakek beliau saw bukanlah dari golongan mukminin, sedangkan mereka adalah saajid ibn saajid, dan semua itu adalah karena barokah dan nur Nabi saw. Sesungguhnya perpindahan yang terjadi dari kakek-kakek beliau sampai kepada beliau saw, adalah sama dengan perpindahan dari jiwa ke jiwa, dari dzat ke dzat dan dari sifat-sifat ke sifat-sifat beliau saw. Begitulah perpindahan yang terjadi pada diri nabi kita Muhammad saw. Bagaimana mungkin mereka bisa menghukumi silsilah nasab beliau saw dengan kekufuran?. Ini merupakan suatu hal yang kurang ajar yang telah merusak sebagian manusia. Semoga Allah memberi kita rizki berupa akhlak yang baik. Tidak diragukan lagi bahwa nabi kita Muhammad saw adalah semulia-mulia makhluk di sisi Allah, baik dhohir, batin, jasad maupun ruh."

Diriwayatkan dari Imam Al-Baihaqy, bahwa Rasulullah saw bersabda,

"Tidaklah berpisah dua kelompok manusia kecuali Allah menjadikan aku dalam kelompok yang terbaik diantara keduanya. Aku dilahirkan oleh orangtuaku dengan tanpa mengalami hal-hal yang terjadi pada masa jahiliyah. Aku dilahirkan melalui pernikahan yang suci semenjak Adam sampai pada kedua orangtuaku dan aku adalah sebaik-baiknya jiwa dan sebaik-baiknya ayah."

[Kitab Jiroobul Miskiin, karangan Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Alkaff]

Kamis, 25 Juni 2009

Cara - Cara untuk melaksanakan sholat tasbih :

Nabi pernah bersabda kepada pamannya Sayidina Abbas/Hamzah "Wahai pamanku kerjakanlah Sholat tasbih setiap jumat atau sebulan sekali atau setahun sekali atau seumur hidup sekali" Dalam riwayat yang lain diterangkan bahwa sholat tasbih itu bisa menghabus semua dosa.

Caranya sholat tasbih itu 4 rokaat 2 rokaat salam 2 rokaat salam
1.Niat sholat tasbih. Ushollit Tasbih rokataini lillahi ta'ala lalu takbir ALLAHU AKBAR
2.Baca do'a iftitah (Allahu Akbar kabiro.....Wajjahtu wajhiya....) lalu bertasbih "Subhanallah walhamdu lillah Wa Lailaaha Illallahu Allahu Akbar 15x
3.Baca surat Al Fatihah trus surat apa aja yang kamu hafal lalu tasbih lagi seperti di atas 10x trus ruku
4.Ruku' dengan bdengan bacaan ruku yang biasa trus tasbih lagi seperti di atas 10x
5.Sujud dengan bacaan ruku yang biasa trus tasbih lagi seperti di atas 10x
6.Duduk antara 2 sujud dengan bacaan ruku yang biasa trus tasbih lagi seperti di atas 10x
7.Sujud ke2 dengan bacaan ruku yang biasa trus tasbih lagi seperti di atas 10x
8.kembali berdiri trus baca tasbih lagi seperti di atas 15x dan seterusnya samapai rokaat kedua.
9.lalu diakhiri dengan salam.

Senin, 22 Juni 2009

Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
Sunday, 21 June 2009

Dua Matahari Rahmat Ilahi

Ahad 21 Juni 2009, selepas subuh dan dzikir saya meluncur ke Bandara Soekarno hatta menuju Malang Jawa Timur keberangkatan Garuda pk 6.30 pagi, tidak lain karena panggilan keluhuran untuk menghadiri Haul Al Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdullah bin Abdulqadir Balfaqih, dan haul ayahandanya yaitu Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdulqadir bin Ahmad Balfaqih, penerbangan lancar dan tepat waktu, perjalanan Jakarta Malang ditempuh dalam waktu 1.25 menit, dalam perjalanan saya melihat Kekarnya Gunung Bromo dari atas pesawat dan pemandangan indah lainnya yg sangat cocok untuk tamasya dan tafakkur alam walau hanya dari atas pesawat.

Saya tiba pk 8.00 pagi di Bandara Angkatan Udara Abdurrahman Saleh, Malang Jawa Timur

Saya singgah terlebih dahulu di kediaman Hb Husein Mauladdawilah yg sangat dekat dg posisi acara, lalu meneruskan ke acara di Ma;had Darul Hadits Alfaqihiyyah yg dihadiri lebih dari 50 ribu hadirin dari pelbagai wilayah, Denpasar, Jakarta, Malaysia, Banjarmasin, Madura, dan banyak lagi.

Acara demi acara berlanjut, sampai waktu menunjukkan pk 11.15 wib, saya direncanakan untuk memberikan ceramah pula, namun saya melihat teriknya matahari siang itu, lebih lagi waktu sudah mulai mencapai puncak panas, saya merasa kurang berkenan menyampaikan tausiah,

Namun panitya tetap meneruskan rencananya agar saya menyampaikan tausiyah, saya menuju podium dg hati yg galau, hadirin tentu sudah kepanasan, bagaimana saya menyampaikan tausiah pula, namun ketika saya mulai berdiri di podium, seakan akan dihadapan saya muncul dua matahari yg sangat terang benderang dan dua matahari itu membentuk wajah Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdullah dan ayahandanya.

Maka semua rencana materi yg akan saya sampaikan hilang, saya hanya terus mengikuti lisan untuk berbicara sekenanya tentang indahnya dua matahari tsb, (dua ulama agung tsb) pewaris Matahari Risalah, sayyidina Muhammad saw.

Putra Mahkota dari Al Habib Abdullah Balfaqih adalah Assayyid Abdulqadir, Assayyid Muhammad, dan Assayyid Abdurrahman, ketiganya hadir dan menyemerakkan acara tsb.

Diantara penjelasan dalam ringkasan Manakib yg dibacakan adalah bahwa Alhabib Abdullah dan ayahnya (alaihima Rahmatullah) adalah Mursyid Thariqah Alawiyyah, maka murid muridnya pun dituntun untuk mengikuti Thariqah Alawiyyah, yg sejalan dg Alqur'an dan sunnah.

Acara selesai beberapa menit sebelum adzan dhuhur, ribuan massa mengerubuti karung dosa ini., dan saya kembali ke kediaman hb Husein Mauladdawilah dg tubuh seakan hancur sebab kerubutan massa, Hb Husein menyediakan kamar khusus, saya berwudhu dan saya rasakan air yg sangat sejuk, maka selepas wudhu saya rebahkan diri di kamar tsb krn kelelahan dan kira kira 50 menit terlelap , saya keluar kamar dan sudah ditunggu banyak tamu yg ingin beramah tamah sesaat dan foto bersama, lalu pk 13.30 wib menuju Bandara Abdurrahman Saleh untuk kembali ke Jakarta.

Risalah ini saya tulis diatas ketinggian ribuan meter dari permukaan, disampingku gumpalan gumpalan awan dan gunung gunung kokoh sebagai lambang kekuatan Allah swt, bagaikan para wali Allah dan Ulama yg bagaikan gunung gunung penguat ummat, sebagai lambang kekuatan Allah swt di dunia dan akhirat.

Rabbiy Munajat dan Doaku untuk para putra mahkota yg menjadi tonggak tonggak harapan di Ma'had Darul Hadits Al Faqihiyah, Alhabib Abdulqadir bin Abdullah, Alhabib Muhammad bin Abdullah, Alhabib Abdurrahman bin Abdulllah, jadikan mereka pelopor kebangkitan pembenahan dakwah Sayyidina Muhammad saw di wilayah Malang khususnya dan diseluruh wilayah muslimin,

Rabbiy sungguh dua matahari Mu disana telah kau pulangkan ke pangkuan Kasih Sayang Mu, namun jadikan rahmat Mu yg terbit pada kami dari keberadaan mereka tetap abadi pada kami, menuntun kami menuju keluhuran dan kebahagiaan, dunia dan akhirat, amiin

Amiin.

Senin, 11 Mei 2009

KAROMAH HABIB MUNZIR AL MUSAWA.



Assalamualaikum wr wb,

Limpahan puji syukur kehadirat Allah swt yang selalu menjaga umat Islam dengan mengutus waliNya di muka bumi agar selalu terpelihara umat ini hingga akhir zaman,shalawat dan salam semoga Allah swt limpahkan kepada junjungan Agung Sayyidina Muhammad saw yang diutus dan dibekali ilmu langsung dariNya untuk diajarkan kepada seluruh manusia agar terhindar dari kemusyrikan dan godaan setan yang lilaknat.

Sekilas kami akan menyajikan tentang karomah/keutamaan2 Guru kami Habibunal mahbub al Habib Munzir Bin Fuad AlMusawa yang kami rangkum dari orang terdekat beliau,agar menjadi pelajaran bagi kita dan makin yaqinnya kita sebagai murid2nya dalam mengikuti arahan beliau.

Pernah ada seorang wali besar di Tarim, guru dari Guru Mulia Almusnid alhabib Umar bin Hafidh, namanya Hb Abdulqadir Almasyhur, ketika hb munzir datang menjumpainya, maka habib itu yg sudah tua renta langsung menangis.. dan berkata : WAHAI MUHAMMAD...! (saw), maka Hb Munzir berkata : saya Munzir, nama saya bukan Muhammad.., maka habib itu berkata : ENGKAU MUHAMMAD SAW..!, ENGKAU MUHAMMAD.. SAW!, maka hb Munzir diam... lalu ketika ALhabib Umar bin Hafidh datang maka segera alhabib Abdulqadir almasyhur berkata : wahai umar, inilah Maula Jawa (Tuan Penguasa Pulau Jawa), maka Alhabib Umar bin Hafidh hanya senyam senyum.. (kalo ga percaya boleh tanya pada alumni pertama DM)lihat kemanapun beliau pergi pasti disambut tangis ummat dan cinta, bahkan sampai ke pedalaman irian, ongkos sendiri, masuk ke daerah yg sudah ratusan tahun belum dijamah para da'i, ratusan orang yg sudah masuk islam ditangannya, banyak orang bermimpi Rasul saw selalu hadir di majelisnya,

Bahkan ada orang wanita dari australia yg selalu mimpi Rasul saw, ia sudah bai'at dengan banyak thariqah, dan 10 tahun ia tak lagi bisa melihat Rasul saw entah kenapa, namun ketika ia hadir di Majelis Hb Munzir di masjid almunawar, ia bisa melihat lagi Rasulullah saw..
maka berkata orang itu, sungguh habib yg satu ini adalah syeikh Futuh ku, dia membuka hijabku tanpa ia mengenalku, dia benar benar dicintai oleh Rasul saw, kabar itu disampaikan pada hb munzir, dan beliau hanya menunduk malu..

"Beliau itu masyhur dalam dakwah syariah, namun mastur (menyembunyikan diri) dalam keluasan haqiqah dan makrifahnya".

bukan orang yg sembarangan mengobral mimpi dan perjumpaan gaibnya ke khalayak umum

ketika orang ramai minta agar Hb Umar maulakhela didoakan karena sakit, maka beliau tenang tenang saja, dan berkata : Hb Nofel bin Jindan yg akan wafat, dan Hb Umar Maulakhela masih panjang usianya.. benar saja, keesokan harinya Hb Nofel bin Jindan wafat, dan Hb Umar maulakhela sembuh dan keluar dari opname.., itu beberapa tahun yg lalu..

ketika Hb Anis Alhabsyi solo sakit keras dan dalam keadaan kritis, orang orang mendesak hb munzir untuk menyambangi dan mendoakan Hb Anis, maka beliau berkata pd orang orang dekatnya, hb anis akan sembuh dan keluar dari opname, Insya Allah kira kira masih sebulan lagi usia beliau,..
betul saja, Hb Anis sembuh, dan sebulan kemudian wafat..

Ketika gunung papandayan bergolak dan sudah dinaikkan posisinya dari siaga 1 menjadi "awas", maka Hb Munzir dg santai berangkat kesana, sampai ke ujung kawah, berdoa, dan melemparkan jubahnya ke kawah, kawah itu reda hingga kini dan kejadian itu adalah 7 tahun yg lalu (VCD nya disimpan di markas dan dilarang disebarkan).

Demikian pula ketika beliau masuk ke wilayah Beji Depok, yg terkenal dg sihir dan dukun dukun jahatnya., maka selesai acara hb munzir malam itu, keesokan harinya seorang dukun mendatangi panitya, ia berkata : saya ingin jumpa dg tuan guru yg semalam buat maulid disini..!, semua masyarakat kaget, karena dia dukun jahat dan tak pernah shalat dan tak mau dekat dg ulama dan sangat ditakuti, ketika ditanya kenapa??, ia berkata : saya mempunyai 4 Jin khodam, semalam mereka lenyap., lalu subuh tadi saya lihat mereka (Jin jin khodam itu) sudah pakai baju putih dan sorban, dan sudah masuk islam, ketika kutanya kenapa kalian masuk islam, dan jadi begini??, maka jin jin ku berkata : apakah juragan tidak tahu?, semalam ada Kanjeng Rasulullah saw hadir di acara Hb Munzir, kami masuk islam..!

Kejadian serupa di Beji Depok seorang dukun yg mempunyai dua ekor macan jadi jadian yg menjaga rumahnya, malam itu Macan jejadiannya hilang, ia mencarinya, ia menemukan kedua macan jadi2an itu sedang duduk bersimpuh didepan pintu masjid mendengarkan ceramah hb munzir..

Demikian pula ketika berapa muridnya berangkat ke Kuningan Cirebon, daerah yg terkenal ahli santet dan jago jago sihirnya, maka hb munzir menepuk bahu muridnya dan berkata : MA'ANNABIY.. !, berangkatlah, Rasul saw bersama kalian..
maka saat mereka membaca maulid, tiba tiba terjadi angin ribut yg mengguncang rumah itu dg dahsyat, lalu mereka mnta kepada Allah perlindungan, dan teringat hb munzir dalam hatinya, tiba tiba angin ribut reda, dan mereka semua mencium minyak wangi hb munzir yg seakan lewat dihadapan mereka, dan terdengarlah ledakan bola bola api diluar rumah yg tak bisa masuk kerumah itu..
ketika mereka pulang mereka cerita pd hb munzir, beliau hanya senyum dan menunduk malu..

Demikian pula pedande pndande Bali, ketika Hb Munzir kunjung ke Bali, maka berkata muslimin disana, habib, semua hotel penuh, kami tempatkan hb ditempat yg dekat dengan kediaman Raja Leak (raja dukun leak) di Bali, maka hb munzir senyum senyum saja, keesokan harinya Raja Leak itu berkata : saya mencium wangi Raja dari pulau Jawa ada disekitar sini semalam..

Bukankah kita lebih senang guru yg mengajar syariah namun tawadhu, tidak sesohor, sebagaimana Rasul saw yg hakikatnya sangat berkuasa di alam, namun membiarkan musuh musuhnya mencaci dan menghinanya, beliau tidak membuat mereka terpendam dibumi atau ditindih gunung, bahkan mendoakan mereka.

Demikian pula ketika hb munzir dicaci maki dg sebutan Munzir ghulam ahmad..!, karena ia tidak mau ikut demo anti ahmadiyah, beliau tetap senyum dan bersabar, beliau memilih jalan damai dan membenahi ummat dg kedamaian daripada kekerasan, dan beliau sudah memaafkan pencaci itu sebelum orang itu minta maaf padanya, bahkan menginstruksikan agar jamaahnya jangan ada yg mengganggu pencaci itu,kemarin beberapa minggu yg lalu di acara Masjid alMakmur tebet hb munzir malah duduk berdampingan dg si pencaci itu, ia tetap ramah dan sesekali bercanda dg Da'i yg mencacinya sebagai murtad dan pengikut ahmadiyah..

Demikian sekilas tulisan yang kami dapat sampaikan kepada para pembaca yang budiman agar dapat mengambil hikmah yang tersirat dalam kisah2 tadi,bukan maksud sombong dalam menyampaikan kisah2 tadi namun semoga kita dapat Istiqomah dalam mengikuti Beliau.

Mohon Maaf
Wassalamualaikum wr wb.

Senin, 04 Mei 2009

Bab Wudhu.

Assalamualaikum wr wb,

Limpahan puja-puji syukur kehadirat Allah swt yang telah mengutus seorang Rosul dari bangsa manusia yaitu Sayyidul wujud Muhammad saw dengan membawa Rahmat bagi seluruh alam semesta,semoga shalawat dan salam selalu Allah curahkan kepada Nabi saw dan dzurriyatnya.

Allah swt berfirman dalam AlQur'an :

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu, Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nimat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur". (QS. Al Maidah :6).


Dalam sahih Bukhari di sebutkan hadist tata cara berwudhu,sbb ;

Humran hamba sahaya Utsman menerangkan bahwa dia melihat Utsman bin Affan minta dibawakan bejana (air). Lalu ia mengosongkan kedua tanganya tiga kali kemudian ia membasuh keduanya. Selanjutnya ia memasukkan kedua tangannya di bejana (mengambil air), lalu ia berkumur, menghirup air dengan hidung, dan menghempaskanya. Setelah itu ia membasuh wajahnya tiga kali, dan membasuh kedua tanganya sampai ke siku tiga kali, lalu mengusap kepalanya, membasuh kedua kakinya sampai kedua mata kakinya tiga kali. Kemudian ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa yang berwudlu seperti wudluku ini, kemudian shalat dua raka’at, yang antara kedua shalat itu ia tidak membicarakan dirinya, maka diampuni dosanya yang telah lampau". Ibrahim berkata: Shalih bin Kaisan berkata: Ibnu Shihab berkata: Tetapi Urwah menceritakan dari Humran, ketika Utsman selesai wudlu, ia berkata: "Maukah saya ceritakan kepadamu suatu hadits? Seandainya bukan suatu ayat dalam Kitabullah, niscaya saya tidak menceritakanya kepadamu. Saya mendengar Nabi saw. bersabda: "Seseorang yang berwudhu dengan wudlu yang baik lalu shalat pasti diampuni apa (dosa) yang ada di antara wudlu dan shalatnya sehingga ia melakukan shalat". Dan ayatnya adalah: "INNALLADZIINA YAKTUMUUNA MAA ANZALNAA MINAL BAYYINAATI". (Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan jelas).

Dari Abu Hurairah, dari Nabi saw., beliau bersabda: "Allah tidak menerima shalat seorang dari kamu apabila ia berhadats sehingga ia berwudhu".

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Apa¬bila seorang dari kamu bangun dari tidurnya, lalu berwudhu, maka hen¬daklah ia menghirup (air pada hidung) dan menghempaskannya tiga kali, karena setan itu bermalam di hidungnya."

Sabda Nabi saw 'seandainya tidak memberatkan umatku maka akan ku perintahkan bersiwak sebelum wudhu'.

Demikian indahnya tuntunan sayyiduna Muhammad saw sampai beliau tidak mau memberatkan umatnya dengan bersiwak sebelum wudhu padahal kalau dipikir tidak berat bila bersiwak sebelum wudhu namun demikianlah sayangnya Baginda Nabi kita hal sekecil itupun Beliau pandang berat bagi umatnya.

Demikian pula Beliau mendidik keluarganya dengan akhlaq mulia,dikisahkan bahwa Hasan dan Husen berada di tempat wudhu mereka ra melihat seorang tua yang sedang berwudhu namun wudhunya tidak seperti sahabat2 Nabi saw apalagi seperti Rasulullah saw namun mereka sungkan menegurnya dan berusaha mencari cara yang di anggap tidak menyinggung orang tsb maka dipilihlah cara mereka berpura2 bertengkar meributkan wudhu salah satu dari mereka sehingga orang tua tsb paham kalau cara berwudhunya salah lalu ia mengulang dengan cara yang benar.

Dikisahkan pula dalam satu riwayat Ali bin abi Thalib ra bergegas ke masjid namun ditengah jalan ada seorang Yahudi yang berjalan lambat di depannya namun Beliau ra tidak mau mendahuluinya sementara di Masjid shalat yang diImami Rasulullah terus berjalan pada rakaat pertama sampai dalam keadaan ruku' hingga Allah swt berkehendak mengutus Jibril as agar menahan Rasulullah dari ruku' nya sampai sahabat Ali ra sampai diMasjid dan tidak tertinggal rakaat.

Demikian indah adab dan tuntunan yang diajarkan Rasulullah saw kepada dzurriyat dan sahabat2nya,hingga Allah swt ridho kepada mereka dan mereka pun ridho dan menjalankan apa2 yang di ajarkan Allah&RasulNya.

Wallahu a'lam bissawab.
Wassalamualaikum wr wb.

Kamis, 30 April 2009

Sahabat Nabi saw.

Assalamualaikum wr wb,

Dikisahkan dalam satu riwayat bahwa salah seorang datang kepada Rosulullah saw dan menayakan sesuatu namun sahabat tersebut kurang puas dengan jawaban dari Nabi saw kemudian sahabat itu pergi dan datang kepada Umar bin Khatab ra dan menceriterakan hal ikhwalnya lalu menanyakan pertanyaan yang sama yang diajuka kepada nabi saw namun tak disangka Umar langsung mengeluarkan pedangnya seraya berkata "Bagaimana mungkin kau percaya kepadaku sedangkan kepada Rosul saja kau tak percaya".

Sayyidina Abu Bakar assidiq ra setiap hari menyimpan 4(empat) batu dalam mulutnya agar tidak banyak bicara yang tidak perlu kecuali berdzikrullah.

Dari sayyidina Abbas ra,Rasulullah saw bersabda: "tiga amalan yang dapat menghapus dosa besar 1.Taubatan nasuha 2.Haji yang Mabrur 3.Sholat Tasbih".

Wassalamualaikum wr wb.