Senin, 22 Juni 2009

Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
Sunday, 21 June 2009

Dua Matahari Rahmat Ilahi

Ahad 21 Juni 2009, selepas subuh dan dzikir saya meluncur ke Bandara Soekarno hatta menuju Malang Jawa Timur keberangkatan Garuda pk 6.30 pagi, tidak lain karena panggilan keluhuran untuk menghadiri Haul Al Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdullah bin Abdulqadir Balfaqih, dan haul ayahandanya yaitu Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdulqadir bin Ahmad Balfaqih, penerbangan lancar dan tepat waktu, perjalanan Jakarta Malang ditempuh dalam waktu 1.25 menit, dalam perjalanan saya melihat Kekarnya Gunung Bromo dari atas pesawat dan pemandangan indah lainnya yg sangat cocok untuk tamasya dan tafakkur alam walau hanya dari atas pesawat.

Saya tiba pk 8.00 pagi di Bandara Angkatan Udara Abdurrahman Saleh, Malang Jawa Timur

Saya singgah terlebih dahulu di kediaman Hb Husein Mauladdawilah yg sangat dekat dg posisi acara, lalu meneruskan ke acara di Ma;had Darul Hadits Alfaqihiyyah yg dihadiri lebih dari 50 ribu hadirin dari pelbagai wilayah, Denpasar, Jakarta, Malaysia, Banjarmasin, Madura, dan banyak lagi.

Acara demi acara berlanjut, sampai waktu menunjukkan pk 11.15 wib, saya direncanakan untuk memberikan ceramah pula, namun saya melihat teriknya matahari siang itu, lebih lagi waktu sudah mulai mencapai puncak panas, saya merasa kurang berkenan menyampaikan tausiah,

Namun panitya tetap meneruskan rencananya agar saya menyampaikan tausiyah, saya menuju podium dg hati yg galau, hadirin tentu sudah kepanasan, bagaimana saya menyampaikan tausiah pula, namun ketika saya mulai berdiri di podium, seakan akan dihadapan saya muncul dua matahari yg sangat terang benderang dan dua matahari itu membentuk wajah Al Hafidh Al Musnid Alhabib Abdullah dan ayahandanya.

Maka semua rencana materi yg akan saya sampaikan hilang, saya hanya terus mengikuti lisan untuk berbicara sekenanya tentang indahnya dua matahari tsb, (dua ulama agung tsb) pewaris Matahari Risalah, sayyidina Muhammad saw.

Putra Mahkota dari Al Habib Abdullah Balfaqih adalah Assayyid Abdulqadir, Assayyid Muhammad, dan Assayyid Abdurrahman, ketiganya hadir dan menyemerakkan acara tsb.

Diantara penjelasan dalam ringkasan Manakib yg dibacakan adalah bahwa Alhabib Abdullah dan ayahnya (alaihima Rahmatullah) adalah Mursyid Thariqah Alawiyyah, maka murid muridnya pun dituntun untuk mengikuti Thariqah Alawiyyah, yg sejalan dg Alqur'an dan sunnah.

Acara selesai beberapa menit sebelum adzan dhuhur, ribuan massa mengerubuti karung dosa ini., dan saya kembali ke kediaman hb Husein Mauladdawilah dg tubuh seakan hancur sebab kerubutan massa, Hb Husein menyediakan kamar khusus, saya berwudhu dan saya rasakan air yg sangat sejuk, maka selepas wudhu saya rebahkan diri di kamar tsb krn kelelahan dan kira kira 50 menit terlelap , saya keluar kamar dan sudah ditunggu banyak tamu yg ingin beramah tamah sesaat dan foto bersama, lalu pk 13.30 wib menuju Bandara Abdurrahman Saleh untuk kembali ke Jakarta.

Risalah ini saya tulis diatas ketinggian ribuan meter dari permukaan, disampingku gumpalan gumpalan awan dan gunung gunung kokoh sebagai lambang kekuatan Allah swt, bagaikan para wali Allah dan Ulama yg bagaikan gunung gunung penguat ummat, sebagai lambang kekuatan Allah swt di dunia dan akhirat.

Rabbiy Munajat dan Doaku untuk para putra mahkota yg menjadi tonggak tonggak harapan di Ma'had Darul Hadits Al Faqihiyah, Alhabib Abdulqadir bin Abdullah, Alhabib Muhammad bin Abdullah, Alhabib Abdurrahman bin Abdulllah, jadikan mereka pelopor kebangkitan pembenahan dakwah Sayyidina Muhammad saw di wilayah Malang khususnya dan diseluruh wilayah muslimin,

Rabbiy sungguh dua matahari Mu disana telah kau pulangkan ke pangkuan Kasih Sayang Mu, namun jadikan rahmat Mu yg terbit pada kami dari keberadaan mereka tetap abadi pada kami, menuntun kami menuju keluhuran dan kebahagiaan, dunia dan akhirat, amiin

Amiin.

Senin, 11 Mei 2009

KAROMAH HABIB MUNZIR AL MUSAWA.



Assalamualaikum wr wb,

Limpahan puji syukur kehadirat Allah swt yang selalu menjaga umat Islam dengan mengutus waliNya di muka bumi agar selalu terpelihara umat ini hingga akhir zaman,shalawat dan salam semoga Allah swt limpahkan kepada junjungan Agung Sayyidina Muhammad saw yang diutus dan dibekali ilmu langsung dariNya untuk diajarkan kepada seluruh manusia agar terhindar dari kemusyrikan dan godaan setan yang lilaknat.

Sekilas kami akan menyajikan tentang karomah/keutamaan2 Guru kami Habibunal mahbub al Habib Munzir Bin Fuad AlMusawa yang kami rangkum dari orang terdekat beliau,agar menjadi pelajaran bagi kita dan makin yaqinnya kita sebagai murid2nya dalam mengikuti arahan beliau.

Pernah ada seorang wali besar di Tarim, guru dari Guru Mulia Almusnid alhabib Umar bin Hafidh, namanya Hb Abdulqadir Almasyhur, ketika hb munzir datang menjumpainya, maka habib itu yg sudah tua renta langsung menangis.. dan berkata : WAHAI MUHAMMAD...! (saw), maka Hb Munzir berkata : saya Munzir, nama saya bukan Muhammad.., maka habib itu berkata : ENGKAU MUHAMMAD SAW..!, ENGKAU MUHAMMAD.. SAW!, maka hb Munzir diam... lalu ketika ALhabib Umar bin Hafidh datang maka segera alhabib Abdulqadir almasyhur berkata : wahai umar, inilah Maula Jawa (Tuan Penguasa Pulau Jawa), maka Alhabib Umar bin Hafidh hanya senyam senyum.. (kalo ga percaya boleh tanya pada alumni pertama DM)lihat kemanapun beliau pergi pasti disambut tangis ummat dan cinta, bahkan sampai ke pedalaman irian, ongkos sendiri, masuk ke daerah yg sudah ratusan tahun belum dijamah para da'i, ratusan orang yg sudah masuk islam ditangannya, banyak orang bermimpi Rasul saw selalu hadir di majelisnya,

Bahkan ada orang wanita dari australia yg selalu mimpi Rasul saw, ia sudah bai'at dengan banyak thariqah, dan 10 tahun ia tak lagi bisa melihat Rasul saw entah kenapa, namun ketika ia hadir di Majelis Hb Munzir di masjid almunawar, ia bisa melihat lagi Rasulullah saw..
maka berkata orang itu, sungguh habib yg satu ini adalah syeikh Futuh ku, dia membuka hijabku tanpa ia mengenalku, dia benar benar dicintai oleh Rasul saw, kabar itu disampaikan pada hb munzir, dan beliau hanya menunduk malu..

"Beliau itu masyhur dalam dakwah syariah, namun mastur (menyembunyikan diri) dalam keluasan haqiqah dan makrifahnya".

bukan orang yg sembarangan mengobral mimpi dan perjumpaan gaibnya ke khalayak umum

ketika orang ramai minta agar Hb Umar maulakhela didoakan karena sakit, maka beliau tenang tenang saja, dan berkata : Hb Nofel bin Jindan yg akan wafat, dan Hb Umar Maulakhela masih panjang usianya.. benar saja, keesokan harinya Hb Nofel bin Jindan wafat, dan Hb Umar maulakhela sembuh dan keluar dari opname.., itu beberapa tahun yg lalu..

ketika Hb Anis Alhabsyi solo sakit keras dan dalam keadaan kritis, orang orang mendesak hb munzir untuk menyambangi dan mendoakan Hb Anis, maka beliau berkata pd orang orang dekatnya, hb anis akan sembuh dan keluar dari opname, Insya Allah kira kira masih sebulan lagi usia beliau,..
betul saja, Hb Anis sembuh, dan sebulan kemudian wafat..

Ketika gunung papandayan bergolak dan sudah dinaikkan posisinya dari siaga 1 menjadi "awas", maka Hb Munzir dg santai berangkat kesana, sampai ke ujung kawah, berdoa, dan melemparkan jubahnya ke kawah, kawah itu reda hingga kini dan kejadian itu adalah 7 tahun yg lalu (VCD nya disimpan di markas dan dilarang disebarkan).

Demikian pula ketika beliau masuk ke wilayah Beji Depok, yg terkenal dg sihir dan dukun dukun jahatnya., maka selesai acara hb munzir malam itu, keesokan harinya seorang dukun mendatangi panitya, ia berkata : saya ingin jumpa dg tuan guru yg semalam buat maulid disini..!, semua masyarakat kaget, karena dia dukun jahat dan tak pernah shalat dan tak mau dekat dg ulama dan sangat ditakuti, ketika ditanya kenapa??, ia berkata : saya mempunyai 4 Jin khodam, semalam mereka lenyap., lalu subuh tadi saya lihat mereka (Jin jin khodam itu) sudah pakai baju putih dan sorban, dan sudah masuk islam, ketika kutanya kenapa kalian masuk islam, dan jadi begini??, maka jin jin ku berkata : apakah juragan tidak tahu?, semalam ada Kanjeng Rasulullah saw hadir di acara Hb Munzir, kami masuk islam..!

Kejadian serupa di Beji Depok seorang dukun yg mempunyai dua ekor macan jadi jadian yg menjaga rumahnya, malam itu Macan jejadiannya hilang, ia mencarinya, ia menemukan kedua macan jadi2an itu sedang duduk bersimpuh didepan pintu masjid mendengarkan ceramah hb munzir..

Demikian pula ketika berapa muridnya berangkat ke Kuningan Cirebon, daerah yg terkenal ahli santet dan jago jago sihirnya, maka hb munzir menepuk bahu muridnya dan berkata : MA'ANNABIY.. !, berangkatlah, Rasul saw bersama kalian..
maka saat mereka membaca maulid, tiba tiba terjadi angin ribut yg mengguncang rumah itu dg dahsyat, lalu mereka mnta kepada Allah perlindungan, dan teringat hb munzir dalam hatinya, tiba tiba angin ribut reda, dan mereka semua mencium minyak wangi hb munzir yg seakan lewat dihadapan mereka, dan terdengarlah ledakan bola bola api diluar rumah yg tak bisa masuk kerumah itu..
ketika mereka pulang mereka cerita pd hb munzir, beliau hanya senyum dan menunduk malu..

Demikian pula pedande pndande Bali, ketika Hb Munzir kunjung ke Bali, maka berkata muslimin disana, habib, semua hotel penuh, kami tempatkan hb ditempat yg dekat dengan kediaman Raja Leak (raja dukun leak) di Bali, maka hb munzir senyum senyum saja, keesokan harinya Raja Leak itu berkata : saya mencium wangi Raja dari pulau Jawa ada disekitar sini semalam..

Bukankah kita lebih senang guru yg mengajar syariah namun tawadhu, tidak sesohor, sebagaimana Rasul saw yg hakikatnya sangat berkuasa di alam, namun membiarkan musuh musuhnya mencaci dan menghinanya, beliau tidak membuat mereka terpendam dibumi atau ditindih gunung, bahkan mendoakan mereka.

Demikian pula ketika hb munzir dicaci maki dg sebutan Munzir ghulam ahmad..!, karena ia tidak mau ikut demo anti ahmadiyah, beliau tetap senyum dan bersabar, beliau memilih jalan damai dan membenahi ummat dg kedamaian daripada kekerasan, dan beliau sudah memaafkan pencaci itu sebelum orang itu minta maaf padanya, bahkan menginstruksikan agar jamaahnya jangan ada yg mengganggu pencaci itu,kemarin beberapa minggu yg lalu di acara Masjid alMakmur tebet hb munzir malah duduk berdampingan dg si pencaci itu, ia tetap ramah dan sesekali bercanda dg Da'i yg mencacinya sebagai murtad dan pengikut ahmadiyah..

Demikian sekilas tulisan yang kami dapat sampaikan kepada para pembaca yang budiman agar dapat mengambil hikmah yang tersirat dalam kisah2 tadi,bukan maksud sombong dalam menyampaikan kisah2 tadi namun semoga kita dapat Istiqomah dalam mengikuti Beliau.

Mohon Maaf
Wassalamualaikum wr wb.

Senin, 04 Mei 2009

Bab Wudhu.

Assalamualaikum wr wb,

Limpahan puja-puji syukur kehadirat Allah swt yang telah mengutus seorang Rosul dari bangsa manusia yaitu Sayyidul wujud Muhammad saw dengan membawa Rahmat bagi seluruh alam semesta,semoga shalawat dan salam selalu Allah curahkan kepada Nabi saw dan dzurriyatnya.

Allah swt berfirman dalam AlQur'an :

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu, Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nimat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur". (QS. Al Maidah :6).


Dalam sahih Bukhari di sebutkan hadist tata cara berwudhu,sbb ;

Humran hamba sahaya Utsman menerangkan bahwa dia melihat Utsman bin Affan minta dibawakan bejana (air). Lalu ia mengosongkan kedua tanganya tiga kali kemudian ia membasuh keduanya. Selanjutnya ia memasukkan kedua tangannya di bejana (mengambil air), lalu ia berkumur, menghirup air dengan hidung, dan menghempaskanya. Setelah itu ia membasuh wajahnya tiga kali, dan membasuh kedua tanganya sampai ke siku tiga kali, lalu mengusap kepalanya, membasuh kedua kakinya sampai kedua mata kakinya tiga kali. Kemudian ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa yang berwudlu seperti wudluku ini, kemudian shalat dua raka’at, yang antara kedua shalat itu ia tidak membicarakan dirinya, maka diampuni dosanya yang telah lampau". Ibrahim berkata: Shalih bin Kaisan berkata: Ibnu Shihab berkata: Tetapi Urwah menceritakan dari Humran, ketika Utsman selesai wudlu, ia berkata: "Maukah saya ceritakan kepadamu suatu hadits? Seandainya bukan suatu ayat dalam Kitabullah, niscaya saya tidak menceritakanya kepadamu. Saya mendengar Nabi saw. bersabda: "Seseorang yang berwudhu dengan wudlu yang baik lalu shalat pasti diampuni apa (dosa) yang ada di antara wudlu dan shalatnya sehingga ia melakukan shalat". Dan ayatnya adalah: "INNALLADZIINA YAKTUMUUNA MAA ANZALNAA MINAL BAYYINAATI". (Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan jelas).

Dari Abu Hurairah, dari Nabi saw., beliau bersabda: "Allah tidak menerima shalat seorang dari kamu apabila ia berhadats sehingga ia berwudhu".

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Apa¬bila seorang dari kamu bangun dari tidurnya, lalu berwudhu, maka hen¬daklah ia menghirup (air pada hidung) dan menghempaskannya tiga kali, karena setan itu bermalam di hidungnya."

Sabda Nabi saw 'seandainya tidak memberatkan umatku maka akan ku perintahkan bersiwak sebelum wudhu'.

Demikian indahnya tuntunan sayyiduna Muhammad saw sampai beliau tidak mau memberatkan umatnya dengan bersiwak sebelum wudhu padahal kalau dipikir tidak berat bila bersiwak sebelum wudhu namun demikianlah sayangnya Baginda Nabi kita hal sekecil itupun Beliau pandang berat bagi umatnya.

Demikian pula Beliau mendidik keluarganya dengan akhlaq mulia,dikisahkan bahwa Hasan dan Husen berada di tempat wudhu mereka ra melihat seorang tua yang sedang berwudhu namun wudhunya tidak seperti sahabat2 Nabi saw apalagi seperti Rasulullah saw namun mereka sungkan menegurnya dan berusaha mencari cara yang di anggap tidak menyinggung orang tsb maka dipilihlah cara mereka berpura2 bertengkar meributkan wudhu salah satu dari mereka sehingga orang tua tsb paham kalau cara berwudhunya salah lalu ia mengulang dengan cara yang benar.

Dikisahkan pula dalam satu riwayat Ali bin abi Thalib ra bergegas ke masjid namun ditengah jalan ada seorang Yahudi yang berjalan lambat di depannya namun Beliau ra tidak mau mendahuluinya sementara di Masjid shalat yang diImami Rasulullah terus berjalan pada rakaat pertama sampai dalam keadaan ruku' hingga Allah swt berkehendak mengutus Jibril as agar menahan Rasulullah dari ruku' nya sampai sahabat Ali ra sampai diMasjid dan tidak tertinggal rakaat.

Demikian indah adab dan tuntunan yang diajarkan Rasulullah saw kepada dzurriyat dan sahabat2nya,hingga Allah swt ridho kepada mereka dan mereka pun ridho dan menjalankan apa2 yang di ajarkan Allah&RasulNya.

Wallahu a'lam bissawab.
Wassalamualaikum wr wb.

Kamis, 30 April 2009

Sahabat Nabi saw.

Assalamualaikum wr wb,

Dikisahkan dalam satu riwayat bahwa salah seorang datang kepada Rosulullah saw dan menayakan sesuatu namun sahabat tersebut kurang puas dengan jawaban dari Nabi saw kemudian sahabat itu pergi dan datang kepada Umar bin Khatab ra dan menceriterakan hal ikhwalnya lalu menanyakan pertanyaan yang sama yang diajuka kepada nabi saw namun tak disangka Umar langsung mengeluarkan pedangnya seraya berkata "Bagaimana mungkin kau percaya kepadaku sedangkan kepada Rosul saja kau tak percaya".

Sayyidina Abu Bakar assidiq ra setiap hari menyimpan 4(empat) batu dalam mulutnya agar tidak banyak bicara yang tidak perlu kecuali berdzikrullah.

Dari sayyidina Abbas ra,Rasulullah saw bersabda: "tiga amalan yang dapat menghapus dosa besar 1.Taubatan nasuha 2.Haji yang Mabrur 3.Sholat Tasbih".

Wassalamualaikum wr wb.

SHOLLU ALAIH.

Assalamualaikum wr wb,

Segala puji bagi Allah swt Tuhan alam semesta yang menciptakan dan mengutus sebaik-baik manusia yang berakhlak mulia yang berdakwah dengan kelembutan membalas cacian dengan kasih sayang kepada umatnya dialah Nabiyuna wa syafiuna Muhammad saw semoga sholawat dan salam selalu Allah limpahkan kepadanya dan kepada kita umatnya.

Ingatlah selalu perjuangan Nabi Muhammad saw selama 23 tahun berdakwah setelah diangkat menjadi Rosul oleh Allah swt untuk menegakkan kalimat Tauhid 'Laa ila haa ilallah' dan mengibarkan bendera 'Ashaduala ila hailallah Muhammaddarasulullah', katakan berkali-kali perlahan 'yaa Rasulullah..Aku merindukanmu,yaa..Nabi..kami merindukanmu' hayatilah dan teteskanlah air matamu untuk kerinduan kepadanya karena penghayatan itu akan menimbulkan rasa Mahabbah mu kepada Baginda Nabi saw sehingga menjadi bukti yang dapat menolongmu di akhirat kelak.

Sholawat kepada Nabi saw.

Berkata Al imam Qutub Al Habib Abdul Qadir bilFaqih bacalah doa 'yaa tarim wa ahlaha' setelah sholat dan sebelum tidur insyaAllah kamu akan dipertemukan dengan seorang waliullah dalam mimpi.

Perbanyaklah shalawat keatas Nabi saw pada malam dan dihari Jum'at karena itu lebih baik dari menghatamkan 30 juz AlQur'an dan bacalah surat Yassin,Waqiah,al Kahfi dan surat al Ikhlas pada malam dan Hari Jum'at.Faedah dari membaca surat Al Waqiah setiap hari adalah Allah swt akan mencukupi kebutuhan kita di dunia dan akhirat (Kitab Shollu alaih).

Allah swt menciptakan malikat khusus yang bertugas mencatat orang-orang yang bershalawat kepada Rosulillah Muhammad saw dan langsung menyampaikannya kepada Nabi saw sehingga Beliau saw langsung menjawabnya.

Sebagaimana hadist Beliau saw 'perbanyaklah bershalawat kepadaku pada malam dan hari Jum'at'.

Beliau bersabda: 'seutama-utamanya manusia yang paling dekat kepadaku di akhirat kelak adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku' (kitab Shollu alaih).

Bakti kepada kedua orang tua.

Tdak ada kenikmatan yang paling diharapkan kedua orang tua kepada anaknya kecuali mempunyai anak yang sholeh/sholehah yang selalu mendoakan kebaikan
untuk mereka di dunia dan akhirat.

Sebagaimana hadist Rosulullah saw:
"Semua dosa akan diajab diakhirat kecuali dosa kepada kedua orang tua akan diajab oleh Allah swt di dunia dan akhirat'

sabda Beliau saw: 'Doa kedua orang tua sama seperti doa Rosulullah saw kepada umatnya langsung dikabulkan Allah swt tanpa ada penghalang (hijab)'.

Oleh itu mari kita sama-sama berlemah lembut kepada kedua orang tua agar mendapat ridho Allah,RosulNya dan ridho kedua orang tua jangan sekali-kali kita membantah perintah dan larangannya walau hanya dengan berkata '..ah..' kecuali perintah untuk berbuat dzolim itupun harus di bantah dengan adab yang sopan.

Tulisan ini kami tutup dengan doa Nabi Muhammad saw tuk mengharap rahmat Allah swt dan terhindar dari fitnah yang di sampaikan dari guru kami mualim ustad M.Khozin yang beliau diijasahkan oleh Habib Abdul Qadir bilFaqih;

"Allahumma inni asaluka rahmatan min indika,tahdi biha qalbi,wa tajma'u biha shamli,wa taruddu bihal fitnata anni".

Wa shalallahu ala syyidina Muhammad nabiyyil ummy wa ala aalihi wa sohbihi ajmain,wal hamdulillahi Robbil alamin.

Demikian,mohon maaf.
Wassalamualaikum wr wb.

Rabu, 29 April 2009

Shalawat Kepada Nabi saw.

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh
Subject : Meraih Keutamaan dan Kemuliaan Shalawat (Buku Mukjizat Shalawat)


=== Shalawat memiliki keutamaan dan kemuliaan yang begitu banyak. Ibnu Qayim Al-Jauziyah menjelaskan 40 keutamaan dan kemuliaan shalawat atas Rasulullah saw bagi yang membacanya. Maka, membacanya berarti kita telah mendapatkan 40 keutamaan dan kemuliaannya.

Dalam buku “Mukjizat Shalawat” yang ditulis oleh Habib Abdullah Assegaf, Lc., M.A & Hj. Indriya R. Dani, S.E. disebutkan dari ke-40 keutamaan dan kemuliaan shalawat tersebut. Di antaranya sebagai berikut.

1. Menaati perintah Allah SWT.
Sebagaimana pengertian shalawat dalam Al-Qur`an surat Al-Ahzab (33) ayat 56, shalawat adalah doa yang ditujukan kepada Rasulullah saw sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya. Ia doa dari para malaikat, bahkan Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mendoakan mereka yang bershalawat. Jika kita membaca shalawat, berarti kita menaati perintah Allah SWT ini.

2. Keselarasan Allah SWT dalam bershalawat atas Rasulullah saw. Namun, shalawat-Nya dan shalawat kita berbeda. Shalawat kita bermuatan doa dan permohonan, sedangkan shalawat Allah bermuatan pujian dan pengagungan.

3. Keselarasan atas Malaikat-Nya dalam bershalawat.
Shalawat dari Allah SWT berarti memberi rahmat bagi Rasul-Nya, sedangkan dari malaikat berarti memohon ampunan (istigfar) baginya. Sebagaimana dalam hadits riwayat An-Nasa`i, Rasulullah saw bersabda, “Malaikat Jibril datang kepadaku sambil berkata, ‘Sangat menyenangkan untuk engkau ketahui wahai Muhammad bahwa untuk satu shalawat dari seorang umatmu, akan kuimbangi dengan sepuluh doa baginya, dan sepuluh salam bagimu, akan kubalas dengan sepuluh salam baginya.'.”

4. Memperoleh 10 shalawat dari Allah SWT.
Berdasarkan hadits riwayat Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” Itu berarti Allah SWT akan memberi sepuluh rahmat bagi orang yang bershalawat kepadaku, meski hanya satu kali.

5. Derajatnya diangkat sepuluh derajat oleh Allah SWT.
Sesuai hadits Rasulullah yang berbunyi, “Barangsiapa bershalawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya.”

6. Mendapatkan catatan sepuluh kebaikan.
Diberikan sepuluh rahmat apabila bershalawat satu kali saja. Itu berarti sama dengan ditulis sepuluh kali kebaikan baginya.

7. Sepuluh keburukan dihapus darinya.
Membacakan satu kali saja shalawat akan mendapat sepuluh rahmat dari Allah SWT sekaligus dihapus sepuluh keburukannya.

8. Apabila mengawali doa dengan shalawat, diharapkan akan diijabah, karena shalawatlah yang akan mengantarkan doanya di sisi Allah SWT.

9. Shalawat akan mendatangkan syafaat dari Rasulullah saw bagi yang membacanya. Hal ini apabila diiringi (dengan permintaan) wasilah kepadanya atau tanpanya.

10. Menjadikan kifarat atau ampunan terhadap dosa.
Ini jelas karena dengan bershalawat, sepuluh keburukan dihapuskan. Itu berarti menjadi kifarat yang menghapus dosa kita.

ust khozin(Alkhairiyyah) menjelaskan tentang sholawat, keutamaan Sholawat pada malam jum'at barang siapa yang bersholawat seratus kali ba'da ashar hari kamis maka akan dihapus dosanya selama 80 tahun(dosa kecil).

11. Shalawat akan mencukupkan apa yang diinginkannya.
Usaha dan doa yang terus-menerus akan memacu seorang hamba dalam pekerjaan dan kegiatannya. Oleh karena itu, biasanya orang yang sering bershalawat lebih rajin dalam mengusahakan apa yang diinginkannya.

12. Shalawat menjadikannya seorang hamba dekat dengan Rasulullah saw pada Hari Kiamat kelak.
Ini karena pembaca shalawat kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah di akhirat. Itu berarti ia akan dekat dengan beliau.

13. Shalawat merupakan bentuk sedekah bagi orang yang tidak mampu bersedekah.

14. Shalawat menjadikannya dipenuhi hajat-hajatnya.
Sama halnya seperti dalam penjelasan shalawat akan mencukupkan apa yang diinginkannya. Jika kita ikhlas bershalawat untuk Rasulullah, niscaya Allah akan memenuhi hajat-hajat kita.

15. Shalawat menjadikan Allah SWT bershalawat untuk yang bershalawat kepada Rasulullah saw dan juga malaikat-malaikat- Nya.

16. Shalawat merupakan zakat bagi yang bershalawat dan menyucikannya.
Hakikat berzakat adalah menyucikan diri. Dengan bershalawat, seseorang telah menyucikan dirinya, karena sepuluh dosanya dihapuskan dan sepuluh kebaikan diberikan kepadanya.

17. Shalawat akan memberikan kabar gembira tentang surga kepada seorang hamba yang melakukannya sebelum kematian.

18. Shalawat akan memberikan keselamatan dari bencana pada Hari Kiamat nanti.

19. Shalawat menjadikan Rasulullah saw menjawab shalawat dan salam dari umatnya yang bershalawat baginya.

20. Shalawat menjadi pengingat apa yang menjadi lupa.
Shalawat seperti shalat, yang berarti mengingat terus Allah SWT. Dengan bershalawat, kita akan diingatkan agar tidak melupakan-Nya, baik melalaikan shalat maupun perintah lainnya.

21. Shalawat memberikan kebaikan pada suatu majelis dan penghuninya tidak akan mendapat kerugian pada Hari Kiamat.

22. Shalawat dapat mencegah kefakiran.
Shalawat yang dilantunkan terus-menerus mendorong seseorang untuk berbuat baik dan bersemangat dalam kehidupannya. Oleh karena itu, ia menjadi rajin dalam bekerja, yang tentunya mencegahnya dari kefakiran.

23. Shalawat mencegah seorang hamba dari sifat kikir apabila ia bershalawat atas Rasulullah saw, saat namanya disebutkan di sisinya.

24. Ia selamat dari panggilan “orang yang celaka atau binasa”. Sebuah panggilan yang ditujukan kepada yang meninggalkan shalawat untuk Rasulullah saw ketika namanya disebutkan.

25. Shalawat mengantarkan seorang hamba ke jalan surga, sedangkan yang meninggalkannya telah salah dan menempuh jalan ke neraka.

26. Shalawat menyucikannya dari kebusukan majelis apabila di dalamnya tidak terdapat zikir kepada Allah SWT dan Rasulullah saw. Itu karena memuji (Allah) dan bersyukur atas-Nya di dalamnya, serta bershalawat atas Rasulullah saw.

27. Shalawat menjadikan sempurnanya kalam yang dimulai dengan pujian kepada Allah Swtwt dan shalawat atas Rasulullah saw.

28. Shalawat menjadikan terangnya cahaya Allah bagi seorang hamba dalam menempuh jalan yang lurus.

29. Dengan shalawat, seorang hamba diperkecualikan dari sikap kasar.
Kebaikan akan selalu menyertainya dan terhindarkan dari segala keburukan.

30. Shalawat menjadikan motif tetapnya adalah Allah SWT dalam memberikan pujian yang baik bagi Rasulullah saw.

Hendaknya kita selalu bershalawat, kapan pun dan di mana pun kita berada. Bershawatlah dengan ikhlas hanya mengharapkan rahmat dan ridha-Nya, serta sebagai bukti tanda cinta sekaligus penawar rindu kepada Rasulullah saw. Dengan demikian, keutamaan, manfaat, dan mukjizat shalawat akan datang menjemput Anda, baik disadari maupun tidak. Anda akan mendapatkan perubahan yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selasa, 28 April 2009

Biodata Majelis Taklim AlKhoiriyyah.


Assalamualaikum wr wb,

Limpahan puji dan syukur kepada Allah swt yang apabila Dia menghendaki kebaikan pada seseorang maka akan di faqihkan orang tesebut dalam ilmu agamaNya.
Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada junjungan agung sayyidul ambiya wal mursalin Muhammad saw yang diutus Allah swt untuk meluruskan jalan seluruh manusia menuju RidhoNya swt dengan ilmu dan hikmah.

Untuk menjawab tantangan Zaman yang semakin jauh dari tuntunan agama dan sunnah Muhammad Rasulullah dan atas permintaan banyak pihak Majelis Taklim ALKhoiriyyah diikrarkan pada bulan september 2006 oleh Ustad Muhammad Aqib setelah beliau menimba ilmu di ma'had Darul Hadist alfaqihiyyah di Malang Jawa timur.Nama ALKhoiriyyah di dapat dengan sholat Istikhoroh Beliau terilhami satu nama AlKhoiriyyah dan diambil dari suatu Madrasah di Surabaya yang didirikan oleh Tuan Guru AL Imam Qutub Habib Abdul Qadir BilFaqih yang juga pendiri ma'had Darul Hadist dengan maksud TABARRUKan kepada sang Guru dan untuk tempat Ust.M.Aqib mengambil di Mushollah Nurul Mukminin yang di wakafkan dari almarhum kakek Beliau sendiri yaitu Bapak Haji Sulaeman seorang tokoh masyarakat kampung yang cukup disegani karena keilmuan beliau.

Atas izin Allah swt Majelis AlKhoiriyyah yang berarti kebaikan-kebaikan ini sudah memasuki tahun ke 4 dan makin eksis di terima masyarakat Bekasi khususnya di wilayah Ciketing MustikaJaya Bekasi Timur harapan Beliau mudah-mudahan majelis ini dapat bermanfaat mendatangkan kebaikan untuk penduduk setempat dan umumnya seluruh elemen masyarakat dan tetap eksis sampai hari kiamat kelak.

Berikut Bio data lengkap :

Nama : Majelis Taklim AlKhoiriyyah
Pendiri : Ustad Muhammad Aqib
Tgl resmi: .. September 2006
Tempat : Mushollah Nurul Mukminin
Alamat : Kp.Ciketing Rawa Mulya,mustika Jaya.Bekasi
Bendera : Ahlussunah wal Jamaah.
Donatur : swadaya masyarakat.

Demikian Informasi singkat tentang majelis AlKhoiriyyah yang dapat kami publikasikan kepada anda.

Mohon Maaf
Wassalamualaikum wr wb.